- Disajikan Dengan Pilihan Bahasa Yang Lugas Dan Mudah Dipahami-Orang Yang Bijak Adalah Orang Yang Bisa Menghargai Hasil Jerih Payah Orang Lain - Gunakan Tombol BERBAGI Untuk Membantu Menyebarkan Informasi Ini Pada Keluarga Anda - KLIK IKLAN = DONASI

VIAGRA Membuat Buta

Masih suka menelan pil biru (v.i.a.g.ra)?
Segeralah berkonsultasi dengan dokter bila Anda merasakan ada
gangguan di mata.

Dalam sebuah penelitian, periset dari Amerika Serikat mengatakan
bahwa tujuh orang pasien mengalami gejala Non-Arthritic Ischemic
Optic Neuropathy (NAION). Itu adalah gejala-gejala yang dapat
menyebabkan kehilangan penglihatan secara permanen setelah meminum
v.i.a.g.ra untuk mengatasi gangguan ereksi. Jika digabung dengan
beberapa laporan terdahulu, penelitian ini mencatat
total 14 kasus sildenafil yang berhubungan dengan NAION.

"Sebelumnya kita tahu, beberapa pria yang mengonsumsi v.i.a.g.ra
mengalami perubahan penglihatan pada warna yang bersifat sementara.
Mereka melihat semua benda berwarna biru atau hijau," papar Dr.
Howard D. Pomeranz dari University of Minnesota di Minneapolis,
Amerika. "NAION merupakan kondisi yang lebih serius karena dapat
menyebabkan kebutaan permanen."

Sebagaimana dikutip Reuterhealth Rabu (30/3) lalu, Dr. Pomeranz
juga mengatakan, asosasi yang terjadi seperti v.i.a.g.ra dgn gejala
NAION dapat pula disebabkan oleh semua jenis obat ini juga pada
penggunaan C.i.a.l.i.s. Diuraikan dalam Journal of Neuro
Ophthalmology Maret ini, umumnya pasien mulai mengalami gejala
tersebut 24 jam setelah pemakaian v.i.a.g.ra.

Gejala awal adalah pandangan yang mulai kabur dan meningkat pada
kehilangan penglihatan. Seorang pasien bahkan mengalami masalah
pada kedua matanya, dan pada akhirnya hanya satu mata yang masih
berfungsi. Efek terakhir yang akan dialami oleh pasien-pasien ini
adalah tingkat pandangan mata mulai menurun, dari tingkat
penglihatan sempurna hingga hanya dapat melihat cahaya saja.

Semua pasien ini mempunyai tanda-tanda mengidap penyakit jantung,
tekanan darah tinggi, dan sebagian besar kadar kolesterolnya
tinggi. Bahkan, tiga pasien telah mempunyai masalah pada mata yang
dapat meningkatkan risiko mereka terkena NAION.

"Saat ini tidak ada data yang cukup untuk mendukung uji
oftalmologik pada setiap pasien yg memakai v.i.a.g.ra," ungkap Dr.
Pomeranz. Dia juga mengatakan, dokter yang meresepkan obat ini
harus hati-hati dengan adanya NAION, dan memeriksa terlebih dahulu
pasien-pasien yang memiliki risiko penyakit jantung.

Wakil dari Pfizer, perusahaan yang memproduksi v.i.a.g.ra,
belum dapat dihubungi untuk memberikan pernyataan.


Jadi pastikan anda mengambil langkah yang tepat untuk kesehatan
anda sendiri.






 
Powered by Blogger